Keadaan kasus PMK yang telah menyebar luar di Bali membuat banyak peternak di Bali merasa sedih dan merugi karna kepanikan dan ketakutan akan ternaknya yang bisa terjangkit virus PMK ini. . Karna virus PMK ini bisa menyebabkan kematian pada hewan ternak. Dalam rangka menangani kasus dan mencegah penyebaran virus ini pada hewan ternak sapi di Bali maka Dinas Peternakan pada Kota Denpasar pada khususnya sedang gencar melakukan kegiatan vaksinasi kepada ternak sapi di setiap Desa dan Kelurahan di Seluruh Denpasar.
Adapun pelaksanaan vaksinasi di Kelurahan Penatih mendapat giliran yaitu pada Kamis, 14 Juli 2022 dimulai dari jam 09.00 - 11.30. Adapun jumlah ternak sapi yang tlah memperoleh vaksin yaitu sejumlah 45 ekor. Adapun berdasarkan pendapat para peternak mengenai kasus virus PMK ini yaitu “harapan kami para peternak yang hewannya terindikasi virus PMK agar bisa melakukan isolasi mandiri dengan pengawasan dari Dinas Peternakan bukannya langsung dimusnahkan”.
Pelaksanaan pemusnahan sebagai kebijakan tentu saja membuat para peternak sedih namun keberadaan virus ini kalo tidak dimusnahkan maka akan mengakibatkan penyebaran virus yang lebih meluas pada ternak di tempat lain.
Namun setelah melihat keadaan keseluruhan ternak yang sudah divaksin dan dipantau oleh Dinas Peternakan rata-rata kondisi sapi peternak dalam keadaan sehat dan segar bugar.
Semoga wabah virus ini segera bisa diatasi melalui program vaksininasi dan peternak juga perlu memperhatikan dan merawat ternaknya dengan baik agar jangan sampai terkena virus